InfoTANGGUH. BPBD Kota Dumai melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan menggelar kegiatan Diskusi dalam rangka Pengelolaan Risiko Bencana di 2 Kelurahan rawan bencana Karhutla yakni Mundam dan Bukit Timah, bertempat di aula kelurahan pada hari Rabu dan Kamis 20-21 Agustus 2025.
Kegiatan dimaksud bertujuan guna mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pencegahan dan mitigasi atau mengurangi bahaya risiko bencana karhutla yang hampir rutin setiap tahun terjadi di wilayah tersebut. Acara ini dihadiri oleh Kalaksa BPBD yang diwakili Sekretaris, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan beserta Kasi dan staf, Babinkamtibmas, Lurah dan perwakilan masyarakat dalam hal ini LPMK, Ketua RT, Kader Posyandu, PKK dan Tokoh masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya Sekretaris BPBD menyampaikan latar belakang, maksud serta tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini antara lain meningkatkan peran serta masyarakat dalam mengelola risiko dan bahaya kebakaran hutan dan lahan, disamping itu juga merupakan tanggungjawab pemerintah dalam pelayanan kepada masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan dasar (SPM) pada bidang kebencanaan.
Acara berlangsung dengan diawali pemaparan oleh Sdr. Junaidi, ST selaku Kepala Seksi Pencegahan. Dalam paparannya dijelaskan tentang kenapa pentingmya dilakukan pengelolaan risiko bencana karhutla terutama disaat sebelum terjadinya bencana (pra bencana), perkembangan karhutla selama tahun 2025, yang dilakukan pemerintah selama terjadinya karhutla serta langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mencegah dan memitigasi ancaman karhutla, dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab.
Adapun yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah dihasilkan beberapa rekomendasi berdasarkan masukan dan saran yang selanjutnya dijadikan bahan untuk dapat ditindaklanjuti baik oleh masyarakat maupun pemerintah daerah.
Peserta terlihat cukup antusias dalam mengikuti diskusi ini.